"Ujian sebenarnya adalah bagaimana pasar mencerna IPO ini selama beberapa minggu ke depan, bukan hanya di hari pertama. Penentuan harganya sudah pas—tidak terlalu panas, tidak terlalu dingin. Jelas sekali investor ritel mendominasi di sini," kata Adam Sarhan, CEO 50 Park Investments di New York.
Sementara itu, Matt Kennedy, Senior Strategist di Renaissance Capital menilai bahwa pergerakan saham pada hari pertama akan menjadi indikator penting.
"Mayoritas IPO biasanya melonjak di kisaran 10-15 persen. Karena kesepakatan ini dikelilingi banyak sentimen, kenaikan di bawah 10 persen akan terasa mengecewakan. Namun, jika melonjak lebih dari 50 persen, itu tandanya saham ini murni diperdagangkan karena hype," tutur Kennedy.
Di sisi lain, struktur tata kelola SpaceX dipastikan tetap berada di bawah kendali penuh sang pendiri. Pasca-IPO, Elon Musk akan memegang kendali atas 82 persen hak suara (voting power) di dalam perusahaan.
Adapun jajaran bank investasi global yang bertindak sebagai joint book-running managers dalam IPO raksasa ini meliputi Goldman Sachs, Morgan Stanley, BofA Securities, Citigroup, dan JPMorgan. (Magang: Eugenia Siregar) (Wahyu Dwi Anggoro)