"Selanjutnya, perseroan memiliki rasio Price Book Value (PBV) sebesar 4,51 kali," kata manajemen JECX.
Meski harga final IPO yang ditetapkan di area batas bawah, valuasi JECX masih tergolong premium. Nilai pasar perseroan masih di atas rata-rata PER industri 35 kali dan PBV 3,98 kali.
Dengan valuasi yang cenderung tinggi tersebut, perseroan memiliki perbedaan terkait karakteristik usaha, model bisnis, dan posisi yang tak sepenuhnya sama di industri karena menjadi penyedia layanan kesehatan yang fokus pada layanan mata dan telat beroperasi selama lebih dari empat dekade.
Selain persoalan valuasi, penetapan harga final IPO juga berdasarkan faktor-faktor lain seperti permintaan investor, kinerja keuangan, hingga status dan perkembangan terakhir perseroan.
"Tidak dapat dijamin atau dipastikan, bahwa setelah penawaran umum perdana saham ini, harga saham perseroan akan terus berada di atas harga penawaran," katanya.