sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.693 per USD

Market news editor Anggie Ariesta
28/08/2026 15:51 WIB
Melansir Bloomberg, mata uang Garuda naik 51 poin atau 0,29 persen ke level Rp17.693 per USD.
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.693 per USD. Foto: iNews Media Group.
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.693 per USD. Foto: iNews Media Group.

Sebelumnya pada Kamis, Washington menyatakan tidak sedang melakukan pembicaraan dengan Iran, terlepas dari upaya diplomatik negara-negara lain untuk mempertemukan kembali kedua belah pihak.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik meningkat setelah Moskow memperingatkan bahwa mereka dapat menyerang target militer Inggris baik di dalam maupun di luar Ukraina sebagai tanggapan atas serangan Kyiv terhadap wilayah Rusia menggunakan rudal jelajah jarak jauh pasokan Inggris. Namun, Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan menyerang negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dan dia menepis laporan media yang menyebutkan bahwa Direktur CIA John Ratcliffe pekan ini telah memperingatkan para pejabat Rusia agar tidak melakukan serangan semacam itu.

Pasar juga berhati-hati menjelang pidato Warsh, yang dijadwalkan pada pukul 10.00 pagi waktu setempat (14.00 GMT) hari Jumat. Pidato besar pertamanya sebagai Ketua Fed di Jackson Hole ini dipantau ketat untuk mencari sinyal mengenai inflasi dan untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah suku bunga AS.

Data terbaru telah memperumit prospek pelonggaran moneter. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), tolok ukur inflasi pilihan Fed, naik 3,7 persen dalam periode satu tahun hingga Juli, yang memperkuat spekulasi bahwa bank sentral dapat menaikkan suku bunga tahun ini. 

Pasar mencatat peluang sebesar 34 persen kenaikan suku bunga pada September dan probabilitas 74 persen untuk kenaikan pada Desember, menurut perangkat CME FedWatch.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement