Dalam pandangan tim riset Henan Sekuritas, portofolio aset BREN didukung aset panas bumi berkualitas tinggi dengan kontrak jangka panjang bersama PT PLN (Persero). Dengan demikian, hal ini bisa menghasilkan arus pendapatan yang stabil layaknya aset infrastruktur.
Pada saat yang sama, BREN juga memperkuat ketahanan laba melalui karakteristik pembangkit baseload, faktor kapasitas yang tinggi dan struktur tarif yang diatur, sehingga mampu menjaga kinerja dalam berbagai kondisi dan siklus ekonomi.
"Sejauh ini BREN berada di posisi yang diuntungkan dalam transisi energi Indonesia. Mengacu pada peta jalan sepuluh tahun PLN, perseroan berpeluang kuat untuk menangkap peningkatan permintaan listrik melalui platform energi terbarukan yang dapat terus dikembangkan," tulis Tim Riset Henan Sekuritas.
Tim riset memperkirakan, pertumbuhan laba BREN akan semakin cepat, dengan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (PATMI) diproyeksikan bertumbuh pada CAGR mencapai 35,7 persen.
Pertumbuhan ini didorong ekspansi kapasitas dan leverage operasional yang kuat dari basis pendapatan kontraktual dengan margin tinggi.