IDXChannel – Saham emiten induk media televisi PT Net Visi Media Tbk (NETV) mendadak anjlok hingga auto rejection bawah (ARB) 10 persen pada perdagangan Senin (7/8/2023).
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.10 WIB, saham NETV ambles 9,64 persen ke Rp150 per saham. Sebanyak 23 ribu lot mengantre di barisan jual, di harga ARB, dengan frekuensi 33 kali.
Saham NETV turun tajam usai melonjak dua hari beruntun, yakni pada Kamis (3/8) sebesar 9,93 persen atau auto rejection atas (ARA) untuk efek dalam pemantauan khusus dan Jumat (4/8) 7,10 persen.
Kinerja teranyar, induk dari Net TV tersebut kembali mengalami rugi bersih Rp146,41 miliar selama semester I-2023, membengkak dari rugi bersih Rp87,34 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Ini seiring pendapatan yang anjlok dari Rp202,66 miliar selama 6 bulan pertama 2022 menjadi Rp124,09 miliar pada semester I-tahun ini.
Secara teknikal, saham NETV masih mengalami downtrend mayor dengan support terdekat di 138 dan 125. Sedangkan resistance terdekat untuk NETV berada di 182 dan 200.
Dikutip dari laman website perusahaan, Net Visi MediaTbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang usaha industri media. Lini usahanya meliputi bidang Penyiaran Televisi, Produksi Konten, Manajemen Artis, dan Media Digital.
Melalui anak perusahaannya NET Mediatama Televisi, NET menyajikan tayangan hiburan layar kaca lewat konten yang positif dan menginspirasi.
Melalui anak perusahaan Net Media Digital, NET menghadirkan konten-konten pilihan yang dapat diakses dari open platform seperti YouTube dan Facebook.
Dalam platform YouTube, NET berada di posisi Top 3 TV channel terbesar untuk jumlah subscriber dan viewers serta memiliki 18 juta unique monthly viewers. (ADF)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.