sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ketegangan Iran-AS Kembali Meningkat, Wall Street Dibuka Merah

Market news editor Desi Angriani
10/06/2026 21:56 WIB
Sentimen pasar masih dibebani oleh kekhawatiran terhadap prospek industri kecerdasan buatan serta memanasnya kembali konflik di Timur Tengah.
Ketegangan Iran-AS Kembali Meningkat, Wall Street Dibuka Merah (Foto: dok AP)
Ketegangan Iran-AS Kembali Meningkat, Wall Street Dibuka Merah (Foto: dok AP)

Data tersebut sempat meredakan kekhawatiran bahwa lonjakan harga energi akibat konflik geopolitik akan mendorong bank sentral global, termasuk Federal Reserve (The Fed), kembali menaikkan suku bunga secara agresif. 

Pelaku pasar kini mulai mengurangi taruhan terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga AS sebelum akhir tahun.

Namun, sentimen positif dari data inflasi tersebut tertutupi oleh tekanan di sektor teknologi. Setelah sempat pulih pada awal pekan, aksi jual kembali melanda saham-saham teknologi, terutama sektor semikonduktor yang menjadi tulang punggung pengembangan AI.

Indeks Philadelphia Semiconductor yang menjadi acuan kinerja saham chip turun 1,9 persen pada perdagangan sebelumnya. Saham sejumlah raksasa semikonduktor seperti Nvidia, Micron, Intel, dan Qualcomm juga bergerak lebih rendah pada perdagangan pra-pasar.

Kekhawatiran investor terhadap keberlanjutan boom AI semakin menguat setelah laporan keuangan Broadcom pekan lalu dinilai mengecewakan. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement