KIM Indonesia menawarkan beragam prdouk investasi, mulai dari reksa dana pasar uang, ETF, pendapatan tetap, dana saham, terproteksi, hingga reksa dana campuran.
Menurut Arfan, penguatan ini menjadi bagian dari strategi inovatif perusahaan untuk menjaga kualitas pengelolaan dana melalui proses investasi yang solid, transparan, dan berorientasi jangka panjang.
"Kami berkomitmen mendukung penguatan pasar modal Indonesia melalui solusi investasi inovatif, berorientasi jangka panjang, dan berfokus pada investor,” ujarnya.
Adapun KIM Indonesia mencatat pertumbuhan Aset Kelolaan (AUM) yang signifikan dengan kenaikan 134 persen menjadi Rp9,92 triliun per Desember 2025 dibandingkan Rp4,24 triliun pada Desember 2024.
Sejak 2019, AUM perseroan telah melonjak 1.259 persen, yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap strategi investasi, kinerja produk, dan penguatan tata kelola.