Meskipun terdapat tantangan bencana alam di wilayah Sumatra bagian utara, dampaknya dinilai masih dalam batas terkendali bagi portofolio kredit perseroan.
Ke depan, BBTN tidak hanya fokus pada perumahan, tetapi juga mulai mendiversifikasi sumber pendapatan. Selain memperkuat unit syariah melalui PT Bank Syariah Nasional (BSN), BBTN kini tengah menjajaki ekspansi ke sektor asuransi.
Strategi diversifikasi ini, bersama dengan perbaikan pada cost of credit dan cost of operation, diproyeksikan akan membawa return on equity (ROE) BBTN ke level low hingga mid dalam 2 hingga 3 tahun mendatang.
(NIA DEVIYANA)