Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp429,55 miliar atau turun 19,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sisi neraca, total ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp7,21 triliun, meningkat 22,9 persen dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp5,87 triliun.
Sementara itu, total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp4,68 triliun hingga akhir 2025 atau turun tipis 0,7 persen secara tahunan. Adapun total aset HEAL tercatat sebesar Rp11,89 triliun pada akhir 2025 atau meningkat 12,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sisi likuiditas, kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar Rp727,79 miliar per 31 Desember 2025, meningkat 13,2 persen dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp643,17 miliar.
(Shifa Nurhaliza Putri)