Dari sisi neraca, total aset LPPF pada 2025 relatif stabil di kisaran Rp5,13 triliun, dibandingkan Rp5,14 triliun pada tahun sebelumnya. Namun demikian, total ekuitas tercatat menurun menjadi Rp272,9 miliar dari Rp325,8 miliar pada 2024, sementara total liabilitas meningkat menjadi Rp4,86 triliun dari Rp4,81 triliun.
Secara rasio, margin laba kotor tercatat sebesar 65,9 persen, sedikit menurun dibandingkan 66,7 persen pada 2024. Return on Assets (ROA) turun menjadi 14,1 persen dari 16,1 persen, sementara Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 265,8 persen seiring penurunan basis ekuitas.
Dari sisi operasional, adjusted EBITDA tercatat sebesar Rp1,16 triliun, turun dari Rp1,39 triliun pada 2024. Sementara itu, rasio beban operasional terhadap penjualan kotor meningkat menjadi 26,1 persen dari sebelumnya 25,1 persen, mencerminkan tekanan biaya di tengah penurunan pendapatan.
(Shifa Nurhaliza Putri)