IDXChannel - Usai berhasil membukukan pertumbuhan laba operasional yang solid di triwulan I-2024, kinerja PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) diyakini masih akan tetap menjanjikan di sepanjang tahun ini.
Proyeksi tersebut diyakini oleh sejumlah pelaku pasar, dengan didasarkan pada asumsi atas kuatnya pertumbuhan pendapatan premi maupun dari hasil investasi, sehingga dapat menopang kinerja keuangan perusahaan.
"Pertumbuhan premi neto TUGU di 2024 berpotensi mencapai dobel digit. Hasil yang positif sudah tercermin dari kinerja triwulan I-2024 di mana premi neto naik 30 persen year-on-year (yoy). Semua segmen bisnis asuransi mencatatkan pertumbuhan yang positif," ujar Azis, dalam keterangan resminya.
Sebagai informasi, pada triwulan I-2024, TUGU secara konsolidasi membukukan pendapatan premi neto sebesar Rp965 miliar hingga akhir Maret 2024, naik dari Rp743 miliar pada Maret 2023 lalu.
Segmen asuransi kebakaran yang menopang lebih dari 30 persen dari pendapatan premi neto tumbuh 18 persen yoy menjadi Rp314 miliar. Segmen lain yaitu rangka kapal dan offshore naik 50 persen yoy, sedangkan segmen rekayasa dan lain-lain tumbuh 55 persen yoy dan 59 persen yoy.
Azis juga memprediksi yield investasi TUGU juga berpotensi lebih dari lima persen di 2024 yang didukung dengan likuiditas perseroan yang melimpah serta alokasi pada aset-aset yang memberikan imbal hasil bunga seiring dengan tren suku bunga yang masih tinggi.