Dalam laporan keuangan semester I-2026, pendapatan perseroan tumbuh 14,29 persen menjadi Rp7,2 triliun, didorong oleh segmen non-tower yang mencapai Rp3,09 triliun.
Pertumbuhan segmen non-tower yang tinggi didorong oleh mulai dikonsolidasikannya PT Bach Multi Global Tbk (BACH) ke dalam TOWR sejak 8 Januari 2026, setelah TOWR melalui PT Global Telekomunikasi Prima ditetapkan sebagai pengendali BACH.
Hingga Juni 2026, total aset TOWR meningkat menjadi Rp81,84 triliun. Jumlah liabilitas perseroan juga naik menjadi Rp52,75 triliun dengan jumlah ekuitas mencapai Rp29,08 triliun.
(DESI ANGRIANI)