sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Krakatau Steel (KRAS) Mulai Kirim Pipa Baja ke Proyek Gas Dumai-Sei Mangkei

Market news editor Rahmat Fiansyah
20/02/2026 14:25 WIB
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem).
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem). (Foto: Ist)
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem). (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya PT Krakatau Pipe Industries (Krakatau Pipe) secara resmi memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem). Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perseroan dalam mempercepat penguatan infrastruktur energi nasional dengan material lokal berkualitas.

Seremoni pelepasan distribusi ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Agung Kuswardono, serta jajaran manajemen Krakatau Steel Group di Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026). 

Konsorsium Krakatau Steel dipercaya untuk memasok total 83 ribu ton pipa baja jenis Electric Resistance Welding (ERW) dan Helical Submerged Arc Welding (HSAW). Produk ini diproduksi dengan spesifikasi internasional API 5L X52 PSL 2, yang dirancang khusus untuk menahan tekanan ekstrem guna menjamin keamanan operasional jangka panjang. 

Dirjen Migas, Laode Sulaeman memberikan apresiasi tinggi atas peran Krakatau Steel Group yang bersinergi bersama para anggota KSO atas langkah-langkah cepat dan terukur sehingga proyek ini masih berada pada timeline yang sangat meyakinkan. 

“Kita harapkan nanti rencananya ada first welding di pertengahan Maret,” ujar Laode melalui keterangan resmi, Jumat (20/2/2026).

Dia menjelaskan bahwa jalur pipa sepanjang 541 kilometer (km) ini merupakan infrastruktur vital yang akan menyatukan jaringan transmisi gas dari Sumatra hingga Jawa.

“Kalau ini sudah terbangun, Krakatau Steel Group sudah membantu kami membangun hampir 900 kilometer pipa sebagai bagian dari membangun ketahanan energi nasional,” katanya.

Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio KS Hernowo, berterima kasih kepada Kementerian ESDM, khususnya Ditjen Migas yang  kembali mempercayakan Krakatau Steel Group untuk ambil bagian dalam proyek migas. Dia memastikan bahwa proses pengiriman akan sesuai dengan yang ditargetkan.

“Krakatau Steel Group berkomitmen untuk terus mendukung agenda-agenda dari Dirjen Migas untuk menyediakan layanan terbaik dalam membangun ketahanan energi,” ujar Hernowo.

Selain memenuhi spesifikasi teknis yang ketat, penggunaan pipa produksi Krakatau Steel Group dalam proyek ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dengan estimasi nilai TKDN mencapai 60 persen, proyek Pipanisasi Dusem menjadi preseden penting dalam kemandirian industri nasional. 

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memprioritaskan material dalam negeri dalam setiap Proyek Strategis Nasional, yang tidak hanya menghemat devisa negara tetapi juga memberikan multiplier effect bagi ekosistem industri baja domestik. 

Proyek Pipanisasi Dusem merupakan bagian dari jaringan pipa gas bumi dari Duri hingga Belawan. Ditargetkan rampung pada 2027, proyek ini akan mengalirkan gas dari Wilayah Kerja (WK) Andaman ke Jawa, menciptakan efisiensi energi nasional yang signifikan serta mendukung transisi energi hijau di Indonesia.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement