AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Krakatau Steel (KRAS) Raih Laba Rp475 Miliar di Semester I-2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 21 Juli 2021 08:33 WIB
PT Krakatau Steel terus mencatatkan kinerja positif pada semester 1 2021 dengan perolehan laba bersih sebesar Rp475 miliar, meningkat 601,3%.
Krakatau Steel (KRAS) Raih Laba Rp475 Miliar di Semester I-2021

IDXChannel - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terus mencatatkan kinerja positif pada semester 1 2021 dengan perolehan laba bersih sebesar Rp475 miliar, meningkat 601,3% dibandingkan dengan perolehan laba bersih di periode yang sama pada tahun 2020 yaitu sebesar Rp67 miliar. 

EBITDA Krakatau Steel hingga Juni 2021 meningkat menjadi Rp1,2 triliun di mana EBITDA tersebut hampir dua kali lipat melebihi realisasi di 2020 yang sebesar Rp687 miliar. 

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan nilai penjualan Krakatau Steel mengalami peningkatan sebesar 90,9% menjadi Rp15,3 triliun pada semester 1 2021 dibandingkan dengan semester 1 tahun lalu sebesar Rp8 triliun.

Volume penjualan produk utama Krakatau Steel meningkat sebesar 43,8% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020. Peningkatan volume penjualan Hot Rolled Coil (HRC) dan Cold Rolled Coil  (CRC) menjadi sebesar 995.000 ton dibandingkan 692.000 ton di tahun 2020. 

Selain itu, penjualan ekspor Krakatau Steel pun meningkat 15 kali lipat menjadi sebesar 162.243 ton di 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebesar 10.817 ton.

“Dengan memproduksi produk HRC dan CRC sebanyak 1.008.000 ton di Semester 1 Tahun 2021 dan diikuti dengan semakin turunnya biaya produksi per tonnya, maka produktivitas Krakatau Steel pun meningkat 61%,” jelas Silmy.

Tren program efisiensi Krakatau Steel di tahun 2020 nampak terus berlanjut di tahun 2021. Upaya Krakatau Steel dalam melakukan inisiatif efisiensi di 2021 ini terlihat di laporan Semester 1 2021 di mana terjadi penurunan variable cost dan fixed cost per tonnya. 

Hingga Juni 2021, Variable Cost menurun 13,1% dan Fixed cost  tereduksi 22,8%. Di semester 1 2021 ini, Krakatau Steel juga berhasil menurunkan biaya operasional sebesar 18,1% menjadi Rp1,7 juta/ton dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp2 juta/ton. 

Penurunan biaya operasional ini diantaranya terjadi pada penurunan biaya energi sebesar 12%, penurunan biaya spare part sebesar 17,6%, serta penurunan biaya tenaga kerja hingga 24,7%.

Peningkatan kinerja Krakatau Steel juga diikuti oleh perbaikan kinerja anak perusahaan Krakatau Steel di Semester 1 2021 yang secara keseluruhan dapat membukukan laba. 

Nilai penjualan anak perusahaan Krakatau Steel di tahun 2021 meningkat sebesar 46,6% menjadi Rp4,7 triliun dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebesar Rp3,2 triliun. Laba bersih anak perusahaan Krakatau Steel juga meningkat sebesar 21,2% menjadi Rp397 miliar dibandingkan Semester 1 tahun lalu yang sebesar Rp327 miliar.

“Perbaikan kinerja Krakatau Steel disebabkan adanya peningkatan produktivitas, volume penjualan domestik dan ekspor serta program efisiensi yang terus dilakukan sejak tahun 2020. Dengan perolehan laba di semester 1 2021 ini, kami optimis Krakatau Steel dapat melanjutkan tren positifnya hingga akhir tahun,” pungkas Silmy. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD