Rata-rata harga jual (average selling price/ASP) juga turun 8,3 persen menjadi USD4.138 per ons dari USD4.512 per ons pada kuartal sebelumnya.
Di sisi lain, kenaikan beban keuangan serta kerugian selisih kurs turut menekan laba sebelum pajak hingga berbalik menjadi rugi.
Secara kumulatif, laba bersih BRMS pada semester I-2026 turun 42,3 persen secara tahunan menjadi USD13,3 juta.
Pendapatan juga menyusut 20,7 persen menjadi USD95,8 juta karena volume penjualan emas merosot 45,9 persen menjadi 21.091 ons, meski sebagian tertahan oleh kenaikan harga jual rata-rata sebesar 44,5 persen secara tahunan menjadi USD4.400 per ons.
Margin laba kotor turun menjadi 57,8 persen dari 59,8 persen pada semester I-2025, sementara margin EBIT melemah menjadi 33,4 persen dari sebelumnya 41,5 persen.