Di sisi operasional, ENRG berfokus meningkatkan produksi melalui pengembangan sejumlah temuan minyak dari aset migas yang dimiliki perseroan.
Dalam 18 bulan terakhir, ENRG mencatatkan temuan minyak sebesar 31 juta barel di Blok Malacca Strait, 20 juta barel di Blok Bentu, dan 15 juta barel di Blok South CPP.
Syailendra mengungkapkan, perseroan telah memulai produksi dari temuan minyak di Blok Bentu dan Blok Malacca Strait.
Selain mengembangkan aset eksisting, ENRG mengakuisisi aset migas baru milik HighPeak Energy Inc, perusahaan minyak dan gas bumi yang tercatat di bursa Nasdaq dan beroperasi di Texas, Amerika Serikat.
"Transaksi investasi ini dapat diselesaikan sebelum akhir 2026. ENRG berharap kolaborasi dengan HighPeak dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham," tuturnya.
(DESI ANGRIANI)