Kemudian segmen jasa kebersihan membukukan pendapatan sebesar Rp73,3 miliar, naik 12,8 persen dari Rp65 miliar.
Sementara itu, jasa pengendalian hama kembali membukukan kinerja dengan pendapatan melonjak 53,2 persen menjadi Rp33,7 miliar dari sebelumnya Rp22 miliar.
"Pengendalian hama menjadi segmen dengan kinerja paling menonjol dan tetap menjadi mesin pertumbuhan utama perseroan, mencatatkan salah satu
pertumbuhan tertinggi di Grup pada paruh ini," tuturnya.
Perseroan juga mencatatkan kenaikan margin kotor sebesar 34 persen hingga Juni 2026 seiring pertumbuhan beban pokok penjualan yang sedikit
lebih cepat dibandingkan pertumbuhan pendapatan.
Margin laba operasional juga meningkat menjadi 5,3 persen dari 3,7 persen pada semester I-2025, yang menunjukkan berlanjutnya peningkatan efisiensi operasional.
(DESI ANGRIANI)