Pada 30 April 2026, setelah efektifnya merger, jumlah homepass gabungan perseroan meningkat signifikan menjadi lebih dari 12,7 juta homepass, panjang jaringan fiber optic untuk backbone and access menjadi lebih dari 166 ribu kilometer. Pelanggan ritel gabungan menjadi lebih dari 2,6 juta pelanggan, serta pelanggan segmen Enterprise menjadi lebih dari 17 ribu pelanggan.
Di samping itu, pada sisi pengembangan Fixed Wireless Access (FWA), tercatat telah terdapat lebih dari 200 on-air Sites FWA yang tersebar di 90 kota/kabupaten di Indonesia.
Dalam rangka menjaga momentum pasca penggabungan, kata Timotius, perseroan terus memperkuat sinergi dan integrasi di seluruh lini bisnis dengan menargetkan perluasan cakupan jaringan FTTH dan FWA. Upaya ini dilakukan melalui penambahan 5 juta homepass, perluasan jaringan FTTH ke 186 kota/kabupaten, serta ekspansi jaringan FWA melalui pembangunan lebih dari 1.000 sites FWA.
"Seiring dengan target penambahan jumlah homepass, perseroan juga menargetkan penambahan 1,5 juta pelanggan pada 2026," ujar Timotius.
Pada sisi jaringan backbone dan last-mile access, perseroan akan terus mendorong pengembangan infrastruktur, khususnya melalui Proyek Rising 8 yang menghubungkan Jakarta, Batam hingga Singapura. Proyek ini menggunakan jaringan kabel fiber optic bawah laut sepanjang 1.128,5 Km dengan teknologi sistem repeater kabel bawah laut berkualitas tinggi terbaik di kelasnya.
(Dhera Arizona)