Manajemen menyebut, kinerja tersebut mencerminkan ketahanan bisnis DRMA di tengah tantangan industri otomotif yang masih dibayangi ketidakpastian global.
Untuk tahun 2026, Perseroan tetap optimistis dapat mencatatkan pertumbuhan, dengan menargetkan kenaikan pendapatan sekitar 10 persen meski kondisi pasar masih menantang.
“Sebagai pelaku bisnis, kami dituntut untuk selalu optimistis dan mampu melihat peluang dalam segala situasi. Untuk itu, DRMA telah menyiapkan berbagai strategi untuk mencapai target pertumbuhan pendapatan tersebut,” tambah Irianto.
(Shifa Nurhaliza Putri)