IDXChannel - PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) mencatatkan kinerja positif pada Kuartal I-2026 di tengah tekanan dinamika ekonomi dan geopolitik global. Emiten manufaktur komponen otomotif ini membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun, meningkat 6 persen secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp144,9 miliar, naik tipis 1,5 persen YoY dari Rp142,7 miliar pada Kuartal I-2025.
“Kenaikan pendapatan ini merupakan pencapaian yang patut disyukuri di tengah isu geopolitik yang memberikan dampak negatif pada pasar manufaktur otomotif di Tanah Air,” ujar Presiden Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso dalam keterangan resminya yang dikutip pada MInggu, (3/5/2026).
Dari sisi segmen, penjualan kendaraan roda dua masih menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 60 persen terhadap total pendapatan. Pada periode Januari–Maret 2026, segmen ini mencatatkan penjualan Rp932,3 miliar, tumbuh tipis 0,6 persen YoY.
Sementara itu, segmen kendaraan roda empat menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan kenaikan penjualan sekitar 24 persen YoY menjadi Rp391,5 miliar, berkontribusi sekitar 25 persen terhadap total pendapatan Perseroan.
Manajemen menyebut, kinerja tersebut mencerminkan ketahanan bisnis DRMA di tengah tantangan industri otomotif yang masih dibayangi ketidakpastian global.
Untuk tahun 2026, Perseroan tetap optimistis dapat mencatatkan pertumbuhan, dengan menargetkan kenaikan pendapatan sekitar 10 persen meski kondisi pasar masih menantang.
“Sebagai pelaku bisnis, kami dituntut untuk selalu optimistis dan mampu melihat peluang dalam segala situasi. Untuk itu, DRMA telah menyiapkan berbagai strategi untuk mencapai target pertumbuhan pendapatan tersebut,” tambah Irianto.
(Shifa Nurhaliza Putri)