Dalam hal ini, keseluruhan anak usaha menyumbang kontribusi aset sebesar Rp44,2 triliun atau sekitar 19,4 persen terhadap total aset konsolidasi Grup bjb.
Sedangkan dari sisi intermediasi, penyaluran kredit termasuk pembiayaan secara konsolidasi mencapai Rp140,4 triliun, terdiri atas kontribusi perusahaan anak sebesar Rp29,3 triliun dan bank only sebesar Rp111,1 triliun.
Segmen konsumer tetap menjadi penopang utama portofolio kredit BJBR, dengan outstanding mencapai Rp74,2 triliun, atau sekitar 66,8 persen dari total kredit.
"Kualitas kredit pada segmen ini juga tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang rendah, yakni 0,56 persen, mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan," ujar Irwan.
Selain mempertahankan kekuatan pada segmen konsumer, Irwan menjelaskan bahwa pihaknya juga terus melakukan diversifikasi sumber pertumbuhan kredit melalui pengembangan pembiayaan non-konsumer.