Sepanjang semester I-2026, VKTR telah merampungkan penyerahan 30 unit bus listrik berukuran 12 meter kepada operator TransJakarta. Dengan pasokan tambahan tersebut, VKTR kini secara kumulatif telah menyalurkan 152 unit bus listrik, atau berkontribusi sekitar 30 persen dari total armada bus listrik yang beroperasi di dalam jaringan TransJakarta.
Selain menyasar armada transportasi umum, perseroan juga mulai memperluas penetrasi ke sektor logistik dan korporasi lewat pengiriman kendaraan listrik Transporter LOKON di Malang, Jawa Timur, serta penyediaan armada untuk ekosistem Kelompok Usaha Bakrie.
Memasuki semester II-2026, VKTR tengah memproses penyelesaian pesanan bus listrik dalam jumlah besar (bulk order) untuk program peremajaan armada transportasi publik di Jawa Tengah, yang dijadwalkan mulai dikirimkan pada kuartal III-2026.
Sementara itu, untuk memperkuat ekspansi bisnisnya, perseroan saat ini sedang memproses pendaftaran aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue.
Sebagian besar dana yang dihimpun dari aksi korporasi tersebut rencananya akan dialokasikan untuk mendukung pengembangan bisnis entitas anak perseroan yang bergerak di bidang penyediaan solusi kendaraan listrik berbasis skema sewa.
(Rahmat Fiansyah)