Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal IV-2026.
Selain itu, DSSA juga mengembangkan 25 edge data center melalui SM+ serta menjalin kemitraan strategis di bidang teknologi AI dengan iFLYTEK.
Dari sisi teknikal, MNC Sekuritas menilai saham DSSA masih berada dalam fase uptrend.
“Posisi DSSA masih berada di fase uptrend dan diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave (c) dari wave [iii] dari wave C,” tulis MNC Sekuritas.
Berdasarkan analisis tersebut, MNC Sekuritas memperkirakan area target kenaikan saham DSSA berada pada level Rp1.240-Rp1.290. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.