Arief menambahkan, perseroan memastikan kinerja smelter stabil dan berkelanjutan pada 2026. Di saat yang sama, proyek ekspansi utama termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), fasilitas regasifikasi LNG, serta ekspansi pabrik konsentrator tetap berjalan sesuai rencana.
"Terlepas dari tantangan jangka pendek, fundamental jangka panjang untuk komoditas tembaga dan emas tetap sangat kuat. Perseroan akan terus fokus pada eksekusi yang disiplin, optimalisasi biaya, dan keunggulan operasional untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan,” tutur dia.
(DESI ANGRIANI)