sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Larangan Ekspor Konsentrat Tekan Kinerja, Laba AMMN Anjlok 60 Persen ke Rp4,39 Triliun 

Market news editor Desi Angriani
26/03/2026 14:55 WIB
AMMN hanya meraup USD258 juta atau setara Rp4,39 triliun dibandingkan 2024 yang sebesar USD642 juta.
Larangan Ekspor Konsentrat Tekan Kinerja, Laba AMMN Anjlok 60 Persen ke Rp4,39 Triliun  (Foto: dok AMMN)
Larangan Ekspor Konsentrat Tekan Kinerja, Laba AMMN Anjlok 60 Persen ke Rp4,39 Triliun  (Foto: dok AMMN)

Ini memberikan fleksibilitas tambahan selama fase ramp‑up smelter, serta dimulainya penambangan Fase 8.  Volume bijih segar yang ditambang meningkat 60 persen, namun kadar bijih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pada kuartal IV-2025, perseroan menjual 151.353 metrik ton kering konsentrat tembaga dengan kandungan 69 juta pon tembaga dan 55.402 ons emas," tutur Arief.

Sementara itu, produksi konsentrat mencapai 446.563 metrik ton kering pada 2025, turun 41 persen YoY. Produksi tembaga dan emas masing‑masing sebesar 209 juta pon dan 102.758 ons, yang mencerminkan penurunan tahunan sebesar 47 persen dan 87 persen. 

"Penurunan produksi logam dibandingkan tahun lalu sudah diantisipasi, karena bijih yang dikelola di pabrik konsentrator selama masa transisi berasal dari stockpiles dan bijih segar berkadar rendah dari Fase 8," ujar dia.

Di sisi hilir, produksi katoda tembaga dimulai pada akhir Maret 2025, dengan total produksi smelter tahun 2025 mencapai 79.849 ton, setara dengan 176 juta pon. Produksi emas murni dari PMR dimulai pada pertengahan Juli 2025, menghasilkan 124.723 ons sepanjang tahun.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement