Sebelumnya, perseroan mengumumkan rencana penambahan modal melalui rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru sekaligus meminta persetujuan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan alokasi dana maksimal Rp20 miliar.
Dana hasil PMHMETD I, setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk belanja modal bagi pengembangan usaha yang sejalan dengan kegiatan perseroan, pengurangan sebagian utang terutama utang bank, dan modal kerja.
(DESI ANGRIANI)