sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Manfaatkan AI, Tuntun Hasilkan Tiga Juta Analisis untuk Investor Ritel Secara Real-Time

Market news editor Taufan Sukma Abdi Putra
04/11/2026 18:15 WIB
Tuntun AI juga dapat membaca portofolio untuk memberikan analisis yang lebih relevan dengan kepemilikan sahamnya. 
Manfaatkan AI, Tuntun Hasilkan Tiga Juta Analisis untuk Investor Ritel Secara Real-Time (foto: iNews Media Group)
Manfaatkan AI, Tuntun Hasilkan Tiga Juta Analisis untuk Investor Ritel Secara Real-Time (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Tuntun Sekuritas Indonesia mengeklaim telah menghasilkan lebih dari tiga juta analisis secara real-time, demi mempermudah investor ritel dalam membaca kondisi yang ada di pasar saham domestik.

Jutaan analisis tersebut menjadi jawaban atas lebih dari 150.000 pertanyaan dari kalangan investor ritel yang disampaikan melalui fitur layanan Tuntun AI, yang telah dirilis sejak April 2026 lalu.

"(Tuntun AI) Ini memang kami siapkan sebagai asisten analisis berbasis generative AI (artificial intelligence/kecerdasan buatan) yang membantu investor ritel dalam melakukan analisis saham dan memahami data pasar, emiten, serta sektor dengan lebih cepat, langsung di dalam aplikasi saham Tuntun," ujar Direktur Tuntun Sekuritas Indonesia, Ricki Juliandi, dalam keterangan resminya, Rabu (4/11/2026).

Bagi banyak investor ritel, menurut Ricki, persoalan data, riset, dan berita pasar yang tersebar di banyak tempat dan sulit dicerna, menjadi sebuah kendala di tengah waktu menganalisis yang terbatas.

Kondisi ini tidak bisa diselesaikan dalam layanan satu arah, karena satu jawaban sering kali masih akan memunculkan pertanyaan baru, misalnya soal risiko, valuasi, atau kondisi sektornya.

"Investor cukup bertanya dengan bahasa sehari-hari dalam sebuah percakapan yang berkelanjutan, dan jawabannya bersumber dari data pasar real-time dan riset kami," ujar Ricki.

Dengan seizin pengguna, Tuntun AI juga dapat membaca portofolio untuk memberikan analisis yang lebih relevan dengan kepemilikan sahamnya.  Dalam hal ini, akses ke portofolio hanya diberikan atas persetujuan pengguna dan dapat dicabut kapan saja.

Misalnya, seorang investor yang melihat saham sedang ramai diperdagangkan saat jam istirahat dapat menanyakan faktor penggeraknya kepada Tuntun AI, lalu melanjutkan dengan pertanyaan soal risikonya.

Percakapan tersebut berakhir dengan daftar jelas hal-hal yang perlu ia periksa sebelum mengambil keputusan. Berdasarkan data internal perusahaan, Tuntun AI membantu pengguna memahami data pasar hingga 70 persen lebih cepat dibandingkan proses analisis konvensional.

Bahkan, Tuntun AI juga bisa dipakai dengan akun basic, tanpa perlu membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) terlebih dahulu, sehingga calon investor dapat belajar memahami saham dan pasar modal lebih dulu sebelum memutuskan untuk mulai bertransaksi.

"Kami ingin investor bisa bertanya apa saja soal saham dan portofolionya, lalu terus bertanya sampai benar-benar paham, dengan jawaban yang bersumber dari data real-time dan riset kami," ujar Ricki.

(taufan sukma)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement