sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Masuk Ekosistem EV, ITMG Siap Ekspansi ke Sektor Nikel hingga Bauksit

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
09/09/2026 14:47 WIB
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membuka peluang ekspansi ke komoditas di luar batu bara seperti nikel dan bauksit.
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membuka peluang ekspansi ke komoditas di luar batu bara seperti nikel dan bauksit. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membuka peluang ekspansi ke komoditas di luar batu bara seperti nikel dan bauksit. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)

Mulianto menyebut nikel dan bauksit sebagai contoh mineral strategis yang akan menjadi perhatian perseroan. Sebab kedua jenis mineral ini memiliki peran yang krusial dan saling berbeda untuk melengkapi ekosistem kendaraan listrik.

Nikel berfungsi sebagai bahan baku utama pembuatan kutub positif (katoda) baterai lithium-ion, khususnya untuk jenis baterai Nickel Manganese Cobalt (NMC) atau Nickel Cobalt Aluminium (NCA) untuk. Sementara Bauksit diproses terlebih dahulu menjadi alumina, lalu dilebur menjadi logam aluminium. Di dalam kendaraan listrik, aluminium ini memiliki fungsi yang sangat luas untuk membuat body mobil dan lain sebagainya.

"Kalau kita bicara strategic mineral yang mengarah ke elektrifikasi tentu saja kita akan bicara mengenai nikel, bauksit, hal-hal seperti itu," katanya.

Dia menegaskan, peluang tersebut akan terus menjadi bagian dari perhitungan dan observasi ITMG untuk memastikan perseroan dapat mengembangkan bisnis sekaligus mengambil bagian dalam perkembangan ekosistem energi berbasis elektrifikasi.

"Hal-hal tersebut selalu akan menjadi perhitungan dan observasi kita untuk memastikan ITM bisa berkembang di kemudian hari, dan bisa memastikan kita ikut berpartisipasi dalam proses elektrifikasi untuk energy kedepannya," tutur Mulianto.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement