sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Masuk Ekosistem PanAsia Group, SMKM Siap Transisi Jadi Pemain Akuakultur Regional

Market news editor Yanto Kusdiantono
18/05/2026 12:37 WIB
PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) akan bertransisi dari perusahaan konstruksi tradisional menjadi grup infrastruktur akuakultur dan ekosistem terintegrasi.
PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) akan bertransisi dari perusahaan konstruksi menjadi grup infrastruktur akuakultur dan ekosistem terintegrasi. (Foto: Ist)
PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) akan bertransisi dari perusahaan konstruksi menjadi grup infrastruktur akuakultur dan ekosistem terintegrasi. (Foto: Ist)

Operasi akuakultur ini secara konsisten menunjukkan tingkat kelangsungan hidup udang yang melebihi 80%, didukung oleh sistem operasional yang disiplin dan implementasi akuakultur cerdas. Keberhasilan ini semakin diperkuat oleh kinerja luar biasa dari operasi akuakulturnya di Malaysia Timur, dan diharapkan dapat mendukung strategi skalabilitas regional PanAsia Group serta memperkuat kehadiran operasional jangka panjang SMKM di ASEAN. 

Memperkuat posisinya sebagai pemain ekosistem di tingkat ASEAN melalui PanAsia Group, SMKM kini mengelola aset strategis di Sabah, Malaysia Timur, yang mencakup area sekitar 49 hektar. Aset ini telah beroperasi sejak tahun 1998. 

Direktur PanAsia Group, Chong menekankan bahwa transformasi ini merupakan sinergi strategis di mana DNA konstruksi SMKM menjadi pondasi utama untuk membangun infrastruktur akuakultur skala besar. Perseroan kini melangkah lebih jauh dari sekadar akuakultur murni untuk fokus pada penciptaan ekosistem hilir yang komprehensif, mencakup fasilitas pengolahan dan manajemen rantai pasok global.

"Evolusi ini memosisikan SMKM sebagai platform multi-layer yang menghubungkan kapabilitas pengembangan infrastruktur dengan kebutuhan ekosistem akuakultur regional. Kami tidak hanya mengelola aset produktif; kami secara progresif membangun sistem operasional terintegrasi yang didukung oleh transfer teknologi, kapabilitas hilirisasi, dan integrasi ekosistem dari hulu ke hilir,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026).

“Kami juga bekerja erat dengan tim manajemen SMKM saat ini, yang dipimpin oleh Pak Budi Aris dan Pak Ruben Partogi, untuk menyelaraskan visi jangka panjang yang sama dan menciptakan sinergi operasional yang lebih kuat sepanjang perjalanan transformasi ini," ujarnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement