sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menilik Tiga Pilar Utama Bisnis Astra (ASII), Sumbang 90 Persen Laba Bersih

Market news editor Rahmat Fiansyah
27/02/2026 14:51 WIB
PT Astra International Tbk (ASII) memiliki sembilan pilar bisnis mulai dari divisi Otomotif & Mobilitas hingga Properti.
PT Astra International Tbk (ASII) memiliki sembilan pilar bisnis mulai dari divisi Otomotif & Mobilitas hingga Properti. (Foto: Ist)
PT Astra International Tbk (ASII) memiliki sembilan pilar bisnis mulai dari divisi Otomotif & Mobilitas hingga Properti. (Foto: Ist)

Sementara divisi Jasa Keuangan mencatat kinerja yang stabil dan berkelanjutan bagi Astra Group. Divisi ini menghasilkan laba bersih Rp9 triliun dengan margin tertinggi di antara divisi-divisi lainnya.

Pembiayaan baru naik 5 persen menjadi Rp112,3 triliun, termasuk kontribusi PT Federal International Finance (FIF) yang naik 5 persen menjadi Rp4,7 triliun. Pembiayaan alat berat juga naik 11 persen menjadi Rp13,9 triliun sehingga menyumbang laba Rp223 miliar. PT Asuransi Astra Buana juga ikut menyumbang laba bersih Rp1,6 triliun.

Berbeda dengan dua pilar di atas, divisi Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi, dan Energi justru turun 24 persen imbas penurunan harga batu bara. Namun, penurunan ini dicegah lebih dalam dari segmen pertambangan emas.

Astra mencatat penjualan alat berat Komatsu hanya tumbuh 2 persen menjadi 4.500 unit pada 2025. Sementara kinerja anak-anak usaha PT United Tractors Tbk (UTNR) turun, termasuk PT Pamapersada Nusantara yang mencatatkan pengupasan lapisan tanah yang lebih rendah 10 persen menjadi 1,1 miliar bank cubic meters (bcm).

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro mengatakan, kinerja Astra sedikit menurun, terutama disebabkan harga batu bara yang lebih rendah dan pasar mobil baru yang lemah. Namun, kinerja bisnis Grup tetap resilien didukung oleh kontribusi yang baik dari bisnis-bisnis lainnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement