"Tobat ekologis berarti mengubah cara berpikir, cara memproduksi, cara mengonsumsi, dan cara berinvestasi agar setiap keputusan yang kita ambil selalu mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan hidup bagi generasi yang akan datang," katanya.
Lebih lanjut, Jumhur mengajak dunia usaha menjadikan semangat Beyond Compliance sebagai landasan transformasi menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan. Menurutnya, alam tidak lagi boleh dipandang sebagai objek eksploitasi, melainkan sebagai amanah yang harus dijaga demi keberlangsungan kehidupan.
Dia pun meyakini, penerapan semangat tersebut akan mendorong perusahaan-perusahaan Indonesia menjadi pelopor inovasi keberlanjutan, memperkuat daya saing nasional, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan mencapai target Net Zero Emission pada 2060.
"Dengan semangat tersebut, perusahaan Indonesia mampu menjadi pelopor inovasi keberlanjutan, memperkuat daya saing nasional, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan mencapai target Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat," kata Jumhur.
(Dhera Arizona)