Pengeboran terbaru di Prospek Kolokoa, sekitar 1 kilometer dari pit utama Pani, berlangsung selama enam bulan dan menambah sekitar 445 ribu ounces emas ke dalam estimasi sumber daya mineral Tambang Emas Pani.
Dengan tambahan tersebut, total estimasi sumber daya mineral Tambang Emas Pani meningkat menjadi 7,4 juta ounces. Perseroan juga telah memulai pengeboran lebih dalam di bawah desain pit utama Pani yang ada saat ini dan akan memulai pengeboran di area Lone Pine, yang terletak di sebelah utara pit utama, pada semester kedua 2026.
Rangkaian kegiatan eksplorasi tersebut mendukung potensi pertumbuhan sumber daya mineral secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
Melalui strategi pengembangan bertahap, kapasitas pengolahan Tambang Emas Pani diproyeksikan meningkat menjadi 22 juta ton per tahun pada 2028. Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung produksi emas tahunan puncak sekitar 545 ribu ounces, memperkuat posisi Perseroan sebagai salah satu produsen emas utama di kawasan.
Selain didukung skala produksi yang besar, Tambang Emas Pani juga diproyeksikan memiliki profil biaya yang kompetitif dengan estimasi life-of-mine all-in sustaining cost (AISC), sebelum royalty pemerintah, sebesar USD794 per ounce. Rencana pencatatan saham di HKEX didukung oleh UBS dan CITIC Securities sebagai sponsor utama.