Pekerjaan lanjutan akan berlanjut pada 2027, bersamaan dengan pembangunan cell ketiga yang telah dimulai. Setelah seluruh pekerjaan selesai, fasilitas heap leach Tambang Emas Pani ditargetkan memiliki kapasitas sekitar 62 juta ton bijih.
Tahap pertumbuhan berikutnya bagi EMAS adalah pembangunan fasilitas pengolahan CIL berkapasitas 12 Mtpa, yang akan melengkapi operasi heap leach yang telah berjalan. Fasilitas ini akan meningkatkan kapasitas pengolahan Tambang Emas Pani secara signifikan dan dirancang untuk mengakomodasi potensi peningkatan kapasitas hingga 24 Mtpa di masa depan.
Pembangunan fasilitas CIL terus berjalan sesuai rencana. Persiapan lahan semakin maju, dengan
pengecoran beton pertama ditargetkan pada awal kuartal IV 2026. Infrastruktur pendukung juga dibangun secara paralel, termasuk fasilitas tailings (limbah sisa pengolahan) dan tambahan pasokan listrik bersama PLN untuk mendukung peningkatan kapasitas operasi Tambang Emas Pani.
“EMAS kini memasuki fase pertumbuhan penting, didukung oleh peningkatan produksi heap leach dan pembangunan fasilitas CIL 12 Mtpa. Pengembangan kedua fasilitas ini akan menjadi pendorong utama peningkatan kapasitas produksi Tambang Emas Pani," ujar Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk Boyke P. Abidin dikutip Rabu (26/8/2026).