IDXChannel - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel (MTEL) membagikan dividen tunai kepada pemegang saham senilai Rp2,08 triliun. Besaran dividen setara Rp25,63 per saham.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), manajemen Mitralel mengusulkan dividen tunai sebesar Rp1,48 trilun atau Rp18,3 per saham. Dividen itu diambil dari 70 persen laba bersih tahun buku 2025.
Kemudian, sisa dividen yang merupakan dividen spesial diambil dari saldo laba sebesar Rp593 miliar atau Rp7,3 per saham. Lalu sisanya 2 persen dari laba bersih atau Rp42 miliar ditetapkan sebagai cadangan.
Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, Theodorus Ardi Hartoko mengatakan kinerja perseroan pada tahun 2025 mencerminkan kekuatan fundamental bisnis Mitratel sekaligus menjadi landasan bagi fase pertumbuhan berikutnya. Pencapaian tersebut menjadi fondasi bagi pertumbuhan Perseroan pada masa mendatang.
"Kami terus menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai bagi pemegang saham melalui dividen yang konsisten, investasi pada peluang pertumbuhan baru, dan transformasi menuju Next Generation Tower Company. Kami optimistis dapat terus memperkuat kepemimpinan Mitratel sebagai perusahaan infrastruktur digital terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara,” katanya, Selasa (30/6/2026).
Sepanjang 2025, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) itu mencatat pendapatan sebesar Rp9,53 triliun. Sementara EBITDA mencapai Rp7,83 triliun dan laba bersih Rp2,12 triliun. Kinerja tersebut didukung model bisnis berbasis recurring revenue, profitabilitas tinggi, serta arus kas operasional yang kuat.
Mitratel juga meningkatkan kualitas pertumbuhan melalui kenaikan tenancy ratio menjadi 1,57 kali. Di sisi lain, jaringan fiber optik bertambah 6.160 kilometer secara organik sehingga total panjang jaringan mencapai 57.199 kilometer.
Selain itu, RUPST juga mengesahkan perubahan susunan direksi. Pemegang saham mengangkat Noorhayati Candrasuci sebagai Direktur Investasi menggantikan Hendra Purnama. Berikut susunan direksi Mitratel terbaru:
Direktur Utama: Theodorus Ardi Hartok
Direktur Bisnis: Agus Winarno
Direktur Keuangan: Ian Sigit Kurniawan
Direktur Operasi & Pembangunan: Hastining Bagyo Astuti
Direktur Investasi: Noorhayati Candrasuci
Direktur Pengelolaan Aset: Fandi Wijaya.
(Rahmat Fiansyah)