IDXChannel - PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) bakal fokus mencari peluang dalam ekosistem Grup Astra usai diakuisisi oleh PT Saka Industrial Arjaya (SIA). Bisnis konglomerasi Astra yang besar dinilai berpotensi mendongkrak kinerja perseroan yang bergerak di sektor logistik.
Grup Astra lewat SIA saat ini memiliki 6,3 miliar saham MMLP atau setara 91,44 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Nilai transaksi akuisisi tersebut mencapai Rp3,34 triliun untuk membayar 83,67 persen saham MMLP dari pemilik lama.
Sekretaris Perusahaan MMLP, Jeremy Muliawan mengatakan, dalam beberapa tahun ke depan, perseroan akan fokus untuk mengintegrasikan bisnis ke dalam jaringan Grup Astra, terutama di lini properti. Salah satunya dengan meningkatkan okupansi gudang.
"Untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha, perseroan akan terus memelihara dan terus berupaya meningkatkan tingkat okupansi 13 gudang milik perseroan," katanya, Jumat (24/4/2026).
Pada 2025, tingkat okupansi gudang milik MMLP mencapai level tertinggi sebesar 96,2 persen. Sementara itu dalam empat tahun terakhir, tingkat okupansinya bergerak di kisaran 86-89 persen.
MMLP tetap menargetkan segmen konsumen di industri 3PLs, e-commerce, dan FMCG, serta menyasar konsumen baru di industri lain seperti manufaktur, otomotif, dan farmasi. Selain itu, perseroan juga berencana untuk mengembangkan lahan atau landbank sesuai kondisi pasar.
Saat ini, MMLP memiliki landbank lebih dari 500 ribu m2 yang tersebar di lokasi-lokasi strategis. Pengembangan aset difokuskan untuk penyediaan infrastruktur logistik yang adaptif, baik lewat skema built-to-suit untuk memenuhi spesifikasi khusus pelanggan jangka panjang maupun pengembangan gudang multi-tenant untuk menangkap pasar yang lebih dinamis.
"Fokus pengembangan ini dirancang untuk memaksimalkan utilitas lahan guna menjawab tren kebutuhan pergudangan modern yang menuntut efisiensi operasional dan integrasi teknologi," ujarnya.
Sebagai informasi, MMLP diakuisisi Grup Astra untuk memperkuat lini bisnis properti, khususnya di sektor logistik pergudangan. Sebelum adanya MMLP, Grup Astra telah memiliki portofolio bisnis gudang berupa Cikarang Industrial Park 1 dan 2 yang dikembangkan bersama ESR Group asal Hong Kong.
(Rahmat Fiansyah)