sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

MNC Asia Holding (BHIT) Raup Laba Rp1,4 Triliun, Gelar RUPSLB Setujui Private Placement

Market news editor Febrina Ratna Iskana
30/06/2026 09:05 WIB
BHIT menggelar RUPST dan RUPSLB yang menyetujui laporan keuangan perseroan dengan laba Rp1,4 triliun dan rencana private placement.
MNC Asia Holding (BHIT) Raup Laba Rp1,4 Triliun, Gelar RUPSLB Setujui Private Placement. (Foto: INews Media Group)
MNC Asia Holding (BHIT) Raup Laba Rp1,4 Triliun, Gelar RUPSLB Setujui Private Placement. (Foto: INews Media Group)

IDXChannel – PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 29 Juni 2026.

Dalam agenda tersebut, pemegang saham menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, sekaligus menyetujui sejumlah perubahan dalam susunan manajemen perusahaan.

Dalam RUPST, para pemegang saham menerima dan menyetujui Laporan Tahunan Direksi, Laporan Keberlanjutan, serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris. Perseroan juga memperoleh pengesahan penuh atas laporan keuangan tahun buku 2025.

Kinerja Keuangan Solid

Sepanjang tahun 2025, MNC Asia Holding membukukan pendapatan bersih sebesar Rp14,5 triliun. Kontributor terbesar berasal dari sektor media yang menyumbang 63,4 persen dari total pendapatan konsolidasi atau sekitar Rp9,2 triliun.

Sementara itu, sektor jasa keuangan memberikan kontribusi 24,7 persen atau sekitar Rp3,6 triliun. Sisanya berasal dari sektor pertambangan sebesar 8,3 persen dan pendapatan lainnya sebesar 3,6 persen.

Dari sisi profitabilitas, perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp3,9 triliun dan laba bersih Rp1,4 triliun. Margin EBITDA dan margin laba bersih masing-masing tercatat sebesar 27 persen dan 10 persen.

Pada akhir 2025, total aset konsolidasian perseroan mencapai Rp73,7 triliun, dengan total liabilitas sebesar Rp33,3 triliun dan total ekuitas mencapai Rp40,4 triliun.

Perubahan Jajaran Komisaris dan Direksi

RUPST juga menyetujui pengunduran diri Liliana Tanoesoedibjo dan Valencia Herliani Tanoesoedibjo dari jabatan Komisaris Perseroan. Selain itu, Susanty Tjandra Sanusi mengundurkan diri dari posisi Wakil Direktur Utama.

Sebagai bagian dari restrukturisasi manajemen, pemegang saham menyetujui pengangkatan Anthony Putra Tjiptodihardjo sebagai Komisaris Perseroan efektif sejak ditutupnya rapat.

Dengan demikian, susunan terbaru manajemen BHIT adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama/Komisaris Independen: Agung Firman Sampurna
  • Wakil Komisaris Utama: Darma Putra
  • Komisaris: Anthony Putra Tjiptodihardjo
  • Komisaris Independen: Herbert P. Sitohang

Direksi

  • Direktur Utama: Hary Tanoesoedibjo
  • Direktur: Henry Suparman
  • Direktur: Tien
  • Direktur: Mashudi Hamka
  • Direktur: Santi Paramita

RUPSLB Setujui Private Placement

Setelah RUPST selesai, perseroan melanjutkan agenda melalui RUPSLB yang menyetujui rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Perseroan memperoleh persetujuan untuk menerbitkan hingga 8.606.815.670 saham baru, sebagai bagian dari strategi penguatan struktur permodalan dan pengembangan usaha ke depan.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan guna menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2025, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement