Saat ini, kata Mengky, Perseroan memiliki jaringan distribusi yang kuat dengan lebih dari 75 distribution center dan menjangkau lebih dari 50.000 titik penjualan di seluruh Indonesia melalui jaringan modern trade, general trade, farmasi, hotel restoran kafe (horeka), B2B serta e-commerce.
Dari sisi pasar, Perseroan melihat peluang besar pada industri popok bayi nasional yang diperkirakan terus bertumbuh, sehingga menjadi salah satu fokus utama pengembangan bisnis ke depan. Diperkirakan, pangsa pasar konsumen akan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sekitar 11 persen sampai dengan 2033, sehingga menjadi salah satu fokus utama pengembangan bisnis Perseroan ke depan.
Untuk tahun berjalan, Perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp288 miliar atau naik 25,30 persen yang didukung oleh penguatan distribusi, peningkatan kapasitas produksi, peluncuran produk baru, serta optimalisasi berbagai kerja sama strategis.
“Perseroan optimistis seluruh strategi tersebut akan memperkuat fundamental bisnis sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham, mitra usaha, serta seluruh pemangku kepentingan,” kata Mengky.
(NIA DEVIYANA)