sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Nada Hawkish Menguat, Pejabat The Fed Makin Kompak Dukung Kenaikan Suku Bunga

Market news editor Nia Deviyana
18/07/2026 22:32 WIB
Komentar bernada hawkish tersebut menutup rangkaian pernyataan para pejabat The Fed sepanjang pekan ini.
Nada Hawkish Menguat, Pejabat The Fed Makin Kompak Dukung Kenaikan Suku Bunga. Foto: AP.
Nada Hawkish Menguat, Pejabat The Fed Makin Kompak Dukung Kenaikan Suku Bunga. Foto: AP.

“Inflasi yang tetap tinggi dalam jangka panjang merupakan kekhawatiran yang lebih besar,” kata Hammack, yang tahun ini memiliki hak suara dalam penentuan kebijakan The Fed dan pada April lalu menyampaikan dissent karena dia bersama dua rekannya menilai kebijakan saat itu terlalu akomodatif.

Komentar bernada hawkish tersebut menutup rangkaian pernyataan para pejabat The Fed sepanjang pekan ini. Mereka sama-sama menyampaikan kekhawatiran terhadap kenaikan harga bahan bakar akibat konflik di Timur Tengah serta tekanan harga yang meningkat karena pesatnya pembangunan pusat data terkait kecerdasan buatan (AI).

Pada Kamis, Presiden The Fed Dallas Lorie Logan, yang juga menyampaikan dissent bersama Hammack pada rapat April, mengatakan dalam sebuah acara di Houston bahwa situasi saat ini memerlukan kenaikan suku bunga secara moderat. 

Sementara itu, Wakil Ketua The Fed Philip Jefferson, yang biasanya berhati-hati dalam menyampaikan pandangan kebijakan, mengatakan kepada audiens di Stanford University bahwa jika inflasi tidak segera mendingin, maka mungkin sudah tepat untuk mempertimbangkan kembali arah kebijakan saat ini.

Pelaku pasar kontrak berjangka suku bunga kini memperkirakan peluang sekitar 15 persen The Fed menaikkan suku bunga pada Juli. Peluang tersebut meningkat menjadi sekitar 65 persen untuk rapat berikutnya pada September.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement