AALI
12125
ABBA
186
ABDA
6250
ABMM
3010
ACES
985
ACST
160
ACST-R
0
ADES
5850
ADHI
685
ADMF
8050
ADMG
181
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1975
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.81
-0.45%
-2.46
IHSG
6876.66
-0.54%
-37.48
LQ45
1011.95
-0.39%
-3.98
HSI
20226.65
0.57%
+114.55
N225
26779.81
0.12%
+31.67
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Naik 71 Persen Sepekan, Golde Eagle Energy (SMMT) Kena Radar UMA

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 26 Januari 2022 08:37 WIB
BEI memasukkan saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) dalam radar pantauan karena UMA.
Naik 71 Persen Sepekan, Golde Eagle Energy (SMMT) Kena Radar UMA (Dok.MNC Media)
Naik 71 Persen Sepekan, Golde Eagle Energy (SMMT) Kena Radar UMA (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) dalam radar pantauan karena dinilai mengalami peningkatan harga yang tidak wajar yang masuk dalam kategori di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Emiten sektor energi yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara ini terpantau mulai membentuk tren bullish mulai 12 Januari 2022 yang saat itu berakhir di harga Rp204. Adapun dalam sepekan, emiten ini melonjak 71,94% dengan kinerja sebulan terakhir melejit 125,47%.

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham SMMT yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal," demikian isi surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, Selasa (25/1).

Sejak tanggal 12 Januari hingga penutupan per 25 Januari 2022, SMMT telah melonjak 134,31%, ditutup di harga Rp478 per saham. Adapun selama sepuluh hari perdagangan terakhir, SMMT selalu ditutup di zona hijau, dan hanya sekali stagnan pada 21 Januari 2022.

Perseroan tercatat pernah memberikan tanggapan ihwal peningkatan harga sahamnya ke bursa.

"Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 3 I/POJK.04/2015 Tentang Keterbukaan Informasi Atau Fakta MaterialOleh Emiten Atau Perusahaan Publik," tulis perseroan, Jumat (21/1).

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD