Perkembangan pembukaan kembali Selat Hormuz mengurangi kekhawatiran terhadap gangguan pasokan berkepanjangan, menurut jajak pendapat Reuters.
Harga minyak Brent jatuh sekitar USD45 per barel pada kuartal II-2026, mencatat penurunan kuartalan terbesar sejak krisis keuangan global 2008.
Sementara itu, kontrak minyak mentah AS turun sekitar USD31 per barel, menjadi penurunan kuartalan terbesar sejak 2020 ketika pandemi Covid-19 menghantam permintaan minyak global.
Penurunan tersebut terjadi setelah muncul kemajuan menuju penyelesaian konflik di Timur Tengah, menyusul lonjakan harga minyak pada Maret yang dipicu serangan AS-Israel terhadap Iran. (Aldo Fernando)