Sepanjang Mei 2026, dia menyebut investor asing masih membukukan net sell sebesar Rp4,1 triliun. Di samping itu, net buy investor domestik juga belum mampu menahan laju penurunan indeks sepanjang perdagangan bulan lalu.
Namun, dia menilai kondisi pasar modal domestik tetap menunjukkan tingkat ketahanan yang memadai. Hal ini tercermin dari likuiditas yang tetap terjaga, di mana rerata bid and ask spread pada Mei lalu terjaga di tingkat yang rendah pada level 1,5 persen.
"Ini mencerminkan bahwa likuiditas pasar tetap terjaga baik," kata Hasan.
Jumlah investor di pasar modal juga melanjutkan tren peningkatan, yaitu bertambah sebesar 1,26 juta investor sepanjang Mei 2026. Sehingga, jumlah investor di pasar modal saat ini berjumlah 27,75 juta atau tumbuh sekitar 36,27 persen.
Sementara itu, hingga akhir Mei tercatat nilai fundraising korporasi di pasar modal mencapai Rp68,18 triliun secara year to date (ytd). Hal tersebut menggambarkan pasar modal masih menjalankan peran sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi dunia usaha.
"Saat ini terdapat 75 rencana penawaran umum di dalam pipeline dengan nilai indikatif sebesar Rp64,26 triliun," ujar Hasan.
(Dhera Arizona)