Perseroan juga memiliki efisiensi biaya yang tinggi. Dengan volume pembelian bahan baku yang besar, perseroan memperoleh harga terbaik dan memiliki kemampuan melakukan averaging down menggunakan stok yang ada saat harga pasar fluktuatif.
Hendra justru lebih khawatir dengan potensi inflasi jika bahan baku mengalami kelangkaan. Secara fundamental, bagi Panca Budi, pasokan biji plastik sangat aman karena diversifikasi teknologi dan kondisi oversupply secara global.
"Tantangan utama dalam situasi perang bukanlah kelangkaan bahan baku plastik, melainkan dinamika perubahan harga dan dampaknya terhadap inflasi yang dapat menggeser daya beli pasar," katanya.
Dari sisi kurs, Panca Budi juga telah menyiapkan strategi dalam menghadapi pelemahan rupiah. Saat ini, eksposur utang valas dalam denominasi dolar AS sangat rendah. Di samping itu, perseroan memiliki mekanisme harga berbasis dolar AS di mana meskipun transaksi di pasar menggunakan rupiah, harga jual harian langsung menyesuaikan dengan kurs yang berlaku saat itu.
Panca Budi juga memiliki fasilitas lindung nilai (hedging) yang digunakan secara terukur untuk memitigasi fluktuasi kurs yang ekstrem. Dengan demikian, pergerakan kursi tidak akan mengganggu fundamental perseroan dan profitabilitas secara drastis.