sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Data Inflasi dan Pertemuan AS-China Jadi Fokus Pelaku Pasar Wall Street Pekan Depan

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
10/05/2026 09:00 WIB
Bursa saham AS pada pekan depan akan dipengaruhi oleh data inflasi-pengeluaran konsumen, perkembangan perang Iran, dan pertemuan pemimpin AS-China.
Data Inflasi dan Pertemuan AS-China Jadi Fokus Pelaku Pasar Wall Street Pekan Depan. (Foto Istimewa)
Data Inflasi dan Pertemuan AS-China Jadi Fokus Pelaku Pasar Wall Street Pekan Depan. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) yang sedang dalam tren naik, pada pekan depan akan dipengaruhi oleh data inflasi dan pengeluaran konsumen, perkembangan perang di Iran, dan pertemuan penting antara para pemimpin AS dan China.

Dilansir dari Reuters, Minggu (10/5/2026), saham-saham AS tercatat melonjak. Indeks acuan S&P 500 naik lebih dari 16 persen dari titik terendah tahun ini, yang dicapai pada akhir Maret.

Musim pendapatan kuartalan AS terkuat dalam lebih dari empat tahun telah meningkatkan sentimen pasar saham, sementara kekhawatiran tentang dampak ekonomi terburuk dari perang Iran telah mereda dan investor berbondong-bondong masuk karena takut kehilangan keuntungan.

"Kita telah melihat pemulihan yang luar biasa ini karena pasar telah bertekad untuk fokus hanya pada hal-hal positif," kata Kepala Strategi Pasar di Man Group, Kristina Hooper.

Harapan akan berakhirnya konflik Timur Tengah, yang dimulai pada akhir Februari dengan serangan AS-Israel terhadap Iran, tetap menjadi perhatian utama Wall Street. Secara khusus, investor sangat ingin melihat pembukaan kembali Selat Hormuz yang merupakan titik penting bagi pasokan minyak global.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement