Sementara itu, harga emas kembali reli dan menembus rekor tertinggi (all time high) di level USD5.590 per troy ounce pada 29 Januari 2026. Lonjakan harga emas dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, setelah Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan opsi serangan militer besar terhadap Iran.
“Kondisi geopolitik global mendorong investor beralih ke aset safe haven, meskipun The Fed menahan suku bunga,” tulis Ratih.
1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
Rekomendasi: Buy
Harga Penutupan: 4.420
Target Harga: 4.600
Stop loss: 4.200
ANTM berpotensi reversal dari area support. Secara major tren masih uptrend di atas MA 5,20,100. Indikator MACD bar histogram positif dalam momentum akumulasi.
2. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)
Harga Penutupan: 645
Target Harga: 670
Stop loss: 600
ESSA berpotensi reversal jangka pendek membentuk spinning bottom di area support. Indikator MACD bar histogram dalam akumulasi.
3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Rekomendasi: Buy on Pullback
Harga Penutupan: 7.000
Target Harga: 7.350
Stop loss: 6.200
AMMN di area support membentuk inverse hammer, manfaatkan pullback untuk trading jangka pendek.
(DESI ANGRIANI)