Pasar Modal Tak Ditutup, BEI: Penutupan Hanya Timbulkan Kepanikan

Market News
Shifa Nurhaliza
Jumat, 20 Maret 2020 13:00 WIB
BEI menyampaikan bahwa pihaknya belum memiliki rencana untuk melakukan penutupan bursa seperti di Filipina. Sebab Penutupan hanya timbulkan Kepanikan.
Pasar Modal Tak Ditutup, BEI: Penutupan Hanya Timbulkan Kepanikan. (Foto: Ist)

IDXChannel – Menanggapi tutupnya lantai bursa di Filipina, Bursa Efek Indonesia (BEI) merasa belum perlu melakukan penutupan lantai bursa meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berada di zone merah.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo menyampaikan bahwa pihaknya belum memiliki rencana untuk melakukan penutupan bursa seperti di Filipina. Sebab penutupan lantai bursa seperti di Filipina diduga akan menimbulkan kepanikan pasar.

Namun, dia berharap sebaiknya dalam kondisi berat sekalipun perdagangan bursa saham tetap buka. Menurut Laksono, terkait opsi penutupan bursa akan didiskusikan terlebih dahulu dengan otoritas terkait dengan contoh berbagai kota yang melakukan lockdown tetapi lantai bursa disana tetap dibuka.

“Manfaatnya demi mengakomodasi permintaan jual dan beli para investor yang tetap ingin memanfaatkan momentum. Kecuali nanti kondisinya sudah dianggap luar biasa,” ujar Laksono dikutip okezone, pada Kamis (19/3/2020).

Terpantau pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 70,43 poin atau 1,72% ke 4.035. DAN terdapat 87 saham menguat, 285 saham melemah, dan 92 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp4,11 triliun dari 3,2 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berpendapat, anjloknya pasar saham dan keuangan justru disebabkan investor di seluruh dunia yang menarik asetnya ke investasi yang lebih aman menghindari dampak dari virus korona.

“Sekarang adalah cash is the king, mereka (investor) pindah ke aset yang lebih aman. Karena apa? Bukan masalah fundamental, bukan masalah ekonomi, tapi memang cenderung kepanikan,” ungkap Perry. (*)

Baca Juga