sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pembiayaan Baru Tumbuh 9,3 Persen, BFI Finance (BFIN) Kantongi Laba Rp1,58 Triliun di 2025

Market news editor Anggie Ariesta
06/03/2026 11:50 WIB
Laba tersebut ditopang oleh pembiayaan baru sebesar Rp21,9 triliun, atau tumbuh 9,3 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Pembiayaan Baru Tumbuh 9,3 Persen, BFI Finance (BFIN) Kantongi Laba Rp1,58 Triliun di 2025 (Foto: dok BFIN)
Pembiayaan Baru Tumbuh 9,3 Persen, BFI Finance (BFIN) Kantongi Laba Rp1,58 Triliun di 2025 (Foto: dok BFIN)

IDXChannel - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatatkan laba bersih Rp1,58 triliun atau naik 1 persen sepanjang 2025.

Laba tersebut ditopang oleh pembiayaan baru sebesar Rp21,9 triliun, atau tumbuh 9,3 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan mencapai Rp6,7 triliun, atau naik 6,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Kami dapat membuktikan resiliensi bisnis dengan permodalan yang solid, likuiditas yang memadai, serta profil risiko yang manageable,” ujar Presiden Direktur BFI Finance, Sutadi dalam keterangan resminya, Jumat (6/3/2026).

Hingga akhir Desember 2025, total aset perusahaan naik 1,4 persen menjadi Rp25,5 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh piutang dikelola (managed receivables) yang menyentuh angka Rp26,3 triliun, meningkat 8,9 persen secara tahunan.

Per Desember 2025, komposisi piutang dikelola perusahaan didominasi oleh modal kerja 57,3 persen, investasi 17,6 persen, multiguna 22 persen dan pembiayaan syariah 3,1 persen.

Perseroan mencatat Non-Performing Financing (NPF) berada di level 1,39 persen dan neto 0,22 persen, jauh di bawah rata-rata industri nasional.

Sementara itu, Return on Asset (ROA) berada di level 7,9 persen dan Return on Equity (ROE) 14,8 persen, dengan gearing ratio yang terjaga di 1,3 kali.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement