Sementara itu, pemulihan industri kendaraan roda empat diperkirakan berlanjut pada semester II-2026. Target penjualan mobil nasional 2026 dipertahankan sebesar 850.000 unit, sementara ASII masih menargetkan pangsa pasar sekitar 50 persen.
Meski demikian, margin manufaktur diperkirakan melemah pada paruh kedua tahun ini, terutama menjelang akhir tahun.
Tekanan berasal dari nilai tukar dan biaya bahan baku, sementara kenaikan harga jual diperkirakan tetap terbatas akibat persaingan yang ketat.
Sebaliknya, margin bisnis penjualan diperkirakan tetap terjaga berkat perbaikan bauran produk, disiplin pemberian diskon, serta meningkatnya kontribusi bisnis purnajual.
Pada bisnis jasa keuangan, kenaikan suku bunga diperkirakan hanya berdampak terbatas dalam jangka pendek karena biaya pendanaan menyesuaikan secara bertahap. Dalam jangka panjang, tekanan tersebut dapat dikelola melalui optimalisasi pendanaan, penetapan harga berbasis risiko, dan fokus pada profitabilitas dibandingkan pertumbuhan kredit yang agresif.