AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Pendapatan dan Laba Perusahaan Induk Indomaret (DNET) Moncer di Kuartal II-2021

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Kamis, 02 September 2021 08:56 WIB
PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal II-2021 sebesar Rp278,42 miliar atau naik 760,72 persen.
Pendapatan dan Laba Perusahaan Induk Indomaret (DNET) Moncer di Kuartal II-2021
Pendapatan dan Laba Perusahaan Induk Indomaret (DNET) Moncer di Kuartal II-2021

IDXChannel - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal II-2021. Pada laporan keuangan per 30 Juni 2021, Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp278,42 miliar atau naik 760,72 persen dibanding 30 Juni 2020 sebesar Rp32,34 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan induk Indomaret ini mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp320,23 miliar atau naik 57,57 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp203,23 miliar dengan laba per saham dasar Rp19,63.

Perseroan mencatatkan bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama sebesar Rp204,81 miliar atau lebih tinggi 154,55 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp80,45 miliar.

Adapun pendapatan dari kontrak dengan pelanggan emiten Grup Salim ini terdiri atas pihak ketiga (korporasi, ritel, lain-lain) dan pihak berelasi (korporasi). Pendapatan dari pihak ketiga korporasi menjadi penyumbang pendapatan sebesar Rp145,63 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp93,12 miliar. 

Kemudian, ritel tercatat Rp131,21 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp95,04 miliar, lain-lain tercatat Rp37,68 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp12,60 miliar.

Pendapatan dari pihak berelasi tercatat Rp5,70 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp2,45 miliar. Sementara itu, pendapatan dari PT Cyberindo Aditama merupakan pendapatan yang berasal dari segmen ritel, korporasi, dan lain-lain sebesar Rp185,78 miliar atau naik dari sebelumnya Rp119,29 miliar.

DNET mencatatkan adanya kenaikan beban penjualan di kuartal II-2021 menjadi Rp164,59 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp130,40 miliar. Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp59 miliar dari sebelumnya Rp56,89 miliar, dan biaya keuangan naik menjadi Rp293,21 miliar dari sebelumnya Rp279,42 miliar.

Sementara itu, kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp45,30 miliar, kas neto yang diperoleh dari aktivitas investasi tercatat Rp394,46 miliar, dan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp239,95 miliar.

Indoritel Makmur Internasional mencatatkan liabilitas sebesar Rp6,86 triliun dan ekuitas Rp10,42 triliun. Adapun total aset Perseroan naik menjadi Rp17,28 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp17,22 triliun. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD