Dari sisi likuiditas, Paradise Indonesia mencatat peningkatan signifikan pada posisi kas dan setara kas. Hingga 31 Desember 2025, kas Perseroan melonjak 113,3 persen menjadi Rp771,39 miliar.
Peningkatan likuiditas tersebut didukung oleh sejumlah langkah strategis, termasuk penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar serta arus kas masuk dari kehadiran mitra strategis pada salah satu aset Perseroan.
Langkah ini mencerminkan fokus INPP dalam mengoptimalkan struktur permodalan sekaligus memperkuat likuiditas untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan. Struktur permodalan Perseroan juga tetap terjaga sehat dengan rasio Net Debt to Equity (Net DER) yang rendah di level 0,21 kali.
Berdasarkan komposisi pendapatan, segmen perhotelan menjadi kontributor terbesar dengan porsi 36 persen dari total pendapatan. Segmen komersial menyumbang 34 persen, sementara penjualan properti memberikan kontribusi sebesar 30 persen.
(Shifa Nurhaliza Putri)