IDXChannel - PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) membukukan rugi bersih sebesar Rp36,01 miliar pada semester I-2026, berbalik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan laba bersih Rp900 juta.
Kondisi ini terjadi di tengah pendapatan perseroan yang melonjak 205,91 persen secara tahunan menjadi Rp88,96 miliar dari sebelumnya Rp29,08 miliar. Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas operasional serta implementasi strategi pengembangan usaha yang mulai memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bisnis.
Meski demikian, lonjakan pendapatan belum mampu mengangkat kinerja bottom line CBRE. Kerugian tersebut terutama dipengaruhi oleh meningkatnya beban operasional dan beban keuangan sebagai konsekuensi dari ekspansi usaha yang tengah dijalankan.
Selain itu, laba bersih juga tertekan oleh kenaikan beban bunga pinjaman seiring pemanfaatan fasilitas pembiayaan untuk mendukung pengembangan usaha. Perseroan juga mencatat rugi selisih kurs akibat fluktuasi nilai tukar selama periode berjalan.
Di sisi neraca, total aset CBRE hingga 30 Juni 2026 tercatat sekitar Rp2,02 triliun. Perseroan menilai kapasitas aset tersebut menjadi fondasi untuk mendukung ekspansi bisnis jangka panjang, khususnya di sektor pelayaran dan energi.